TUGAS MID
Nama : Muhajirah
Nim : 163145106063
kelas : 2b
Prodi : D3 kebidanan
1. Penelitian Kualitatif.
Penelitian Kualitatif adalah suatu penelitian yang berpola investigasi dimana
data-data dan pernyataan di peroleh dari hasil interaksi langsung antara
peneliti, objek yang diteliti dan orang-orang yang ada di tempat penelitian.
2. kuantitatif
adalah suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan
data berupa angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin
diketahui.(Kasiram (2008: 149) dalam bukunya Metodologi Penelitian Kualitatif
dan Kuantitatif).
3. Bagian-bagian
proposal
a. Pendahuluan
Pendahuluan
terdiri dari :
1) Latar
Belakang
Latar belakan berisi alasan utama yang
mendasari dibuatnya suatu kegiatan atau penelitian yang diajukan dalam proposal
tersebut. Latar belakang biasanya akan diuraikan secara singkat dan jelas dan
langsung tertuju pada pokok permasalahan. Penulisan latar belakang harus
berdasarkan isi dan tujuan kegiatan atau penelitian yang tertuang dalam
proposal tersebut. Penulisan latar belakang harus semenarik dan sejujur mungkin
yang meyakinkan pembaca agar kegiatan atau penelitian pada proposal harus
diselesaikan.
2) Perumusan
Masalah / Rumusan Masalah
Masalah yang ditulis harus berkaitan
dengan kegiatan atau penelitian yang akan dilakukan serta sesuai dengan latar
belakang pada proposal. Penulisan masalah biasanya menggunakan sistem penulisan
5W+1H dimana kalimat pertama penulisan masalah menggunakan kata-kata berikut
yaitu apa (what), kapan (when), mengapa (why), siapa (who), dimana (where),
bagaimana (how). Masalah yang ditulis dalam bagian perumusan masalah
selanjutnya akan dibahas bada bagian pembahasan atau isi.
3) Maksud
dan Tujuan
Maksud adalah arahan yang ingin dicapai
dalam kegiatan atau penelitian yang ditulis dalam proposal sedangkan tujuan
adalah tindakan yang dilakukan agar maksud kegiatan atau penelitian dapat
terwujud.
4) Sasaran
Setelah menentukan maksud dan tujuan
dari kegiatan atau penelitian yang diajukan dalam proposal, sasaran kegiatan
juga dapat ditulis dalam proposal agar proposal lebih meyakinkan pembaca.
Sasaran menjabarkan mengenai kepada siapa kegiatan atau penelitian tersebut
dilakukan atau siapa yang akan menerima dampak langsung dari kegiatan atau
hasil penelitian tersebut.
b. Isi
atau pembahasan
Bagian
isi dari proposal dapat berisi :
1) Teknik
Pelaksanaan
Teknik pelaksanaan berisikan pejelasan
mengenai penyelesaina masalah-masalah kegiatan atau penelitian yang diajukan
dalam proposal. Teknik pelaksanaan dituliskan secara runtut dan sistematis agar
mudah dipahami dan dimengerti pembaca. Teknik permasalahan harus dapat
meyakinkan pembaca bahwa kegiatan atau penelitian yang diajukan dalam proposal
dapat diselesaikan secara benar dan sukses.
2) Jadwal
pelaksanaan
Jadwal pelaksanaan berisikan urutan
kegiatan yang akan dilakukan. Jadwal kegiatan harus ditulis sedetail mungkin
agar dapat memberikan gambaran kepada pembaca mengenai jalannya kegiatan atau
penelitian dari awal hinga akhir. Penulisan jadwal pelaksanaan yang rinci juga
dapat memeberikan kesan kepada pembaca bahwa kegiatan atau penelitian yang
dilakukan adalah penting dan sungguh-sungguh sehingga memberikan nilai jual
proposal semakin baik.
3) Anggaran
Anggaran berisikan rincian biaya
keseluruhan yang diperlukan dalam kegiatan dari awal hingga akhir. Anggaran
juga wajib ditulis secara rinci dan detail agar kegiatan dalam proposal lebih
terpercaya dan profesional.
4) Susunan
kepanitiaan
Susunan panitia berisikan darftar
orang-orang yang terlibat secara langsung dalam kegiatan atau penelitian yang
diajukan dalam proposal.
c. Penutup
Penutup berisikan kesimpulan serta
harapan terhadap apa yang ditulis dalam proposal kepada pembaca. Penutup juga
memuat tanda tangan penangung jawab kegiatan.
Teknik penulisan proposal yang baik dan
benar
Ø BAB I PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
B.
RUMUSAN MASALAH
C.
TUJUAN PENELITIAN
D.
MANFAAT PENELITIAN
Ø BAB II TINJAUAN
PUSTAKA
A.
VARIABEL INDEPENDENT
B.
VARIABEL DEPENDENT
C.
RELEVANSI PENELITIAN
D.
KERANGKA KONSEP
E.
DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL
F.
HIPOTESIS
Ø BAB III METODE PENELITIAN
A.
JENIS PENELITIAN
B.
LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN
C.
POPULASI DAN SAMPEL
D.
INSTRUMEN PENELITIAN
E.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
F.
ETIKA PENELITIAN
Ø BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN
A.
SELAYANG PANDANG DAN LOKASI
PENELITIAN
B.
HASIL PENELITIAN
C.
PEMBAHASAB
Ø BAB V PENUTUP
A.
KESIMPULAN
B.
SARAN-SARAN
4. penelitian
di perlukan karena beberapa faktor yaitu :
a)
Kesadaran keterbatasan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan
b) Pemenuhan
rasa ingin tahu;
c)
Pemecahan masalah; dan
d) Pemenuhan
pengembangan diri.
5. a.
rumusan masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas maka yang menjadi rumusan adalah “Bagaimanakah Gambaran
Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Kunjungan Kehamilan”
b. tujuan
Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil
Tentang Kunjungan Kehamilan
c. kerangka kajian
pustaka
Berdasarkan tinjauan teoritis dan tujuan penelitian, maka
kerangka konsep dari Gambaran pengetahuan, sikap dan motivasi ibu dalam
antanatal care sebagai berikut :
Ø Pengetahuan
dan Sikap Ibu Hamil
Ø Kunjungan kehamilan
6. a.
rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka yang
menjadi rumusan adalah
“ Bagaimanakah asuhan kebidanan pada bayi
baru lahir Ny. R dengan kasus asfiksia”
b. tujuan
untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi Ny. R tujuh langkah
v menggunakan tujuh langkah varney
c. kerangka kajian
pustaka
7. a.
Rumusan masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas maka yang menjadi rumusan adalah
”
berapa besarkah pengaruh suntikan DEPO Terhadap Berat badan ibu”
b. tujuan
untuk mengetahui besarnya pengaruh suntikan DEPO Terhadap
Berat badan ibu
c. kerangka kajian
pustaka
Berdasarkan tinjauan teoritis dan tujuan penelitian, maka
kerangka konsep dari “pengaruh suntikan DEPO Terhadap Berat badan ibu” sebagai
berikut
Ø Pengaruh
1. Umur
2. Pendidikan
3. Pekerjaan
4. Sumber
informasi
Ø pengaruh
suntikan DEPO Terhadap Berat badan ibu
8.
a. rumusan masalah
Berdasarkan
latar belakang di atas maka yang menjadi rumusan adalah
”Apa
sajakah Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Anemia pad ibu post
Partum”
b.
tujuan
untuk mengetahui Faktor-Faktor yang
berhubungan dengan Kejadian Anemia pad ibu post Partum.
c.
kerangka kajian pustaka
Berdasarkan tinjauan teoritis dan
tujuan penelitian, maka kerangka konsep dari “Faktor-Faktor yang berhubungan
dengan Kejadian Anemia pad ibu post Partum” sebagai berikut :
Ø variable
bebas :
o
paritas
o
umur
Ø variable
terikat :
o
anemia
9.
jenis- jenis penelitian kesehatan
a. Metode
penelitian survey (survey research method)
Penelitian survey adalah suatu
penelitian yang dilakukan tanpa melakukan intervensi terhadap subyek penelitian
(masyarakat), sehingga sering disebut penelitian Noneksperimen. Dalam survey,
penelitian tidak dilakukan terhadap seluruh obyek yang diteliti atau populasi,
tetapi hanya mengambil sebagian dari populasi tersebut (sampel).
penelitian survey yang berrsifat
analitik ini dibedakan lagi menjadi tiga macam, yakni:
·
Potong Silang (Cross Sectional)
dalam penelitian sectional silang atau
potong silang, variabel sebab atau resiko dan akibat atau kasus yang terjadi
pada obyek penelitian diukur atau dikumpulkan secara simultan (dalam waktu yang
bersamaan)
·
Study Retrospektif (Retrospektive Study)
penelitian ini adalah penelitian yang
berusaha melihat ke belakang (backward looking), artinya pengumpulan data
dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi.
·
Study Prospektif (Cohort)
penelitian ini adalah penelitian yang
bersifat melihat ke depan (forward looking), artinya penelitian dimulai dari
variabel penyebab atau faktor resiko, kemudian diikuti akibatnya pada waktu
yang akan datang.
b. Metode
penelitian eksperimen
Dalam penelitian eksperimen atau
percobaan, peneliti melakukan percobaan ata perlakuan terhadap variabel
independennya, kemudian mengukur akibat atau pengaruh percobaan tersebut pada
dependen variabel.
Ditinjau dari segi manfaat atau
kegunaanya, penelitian kesehatan dapat digolongkan menjadi:
·
Penelitian dasar (basic of fundamental
research)
penelitian ini dilakukan untuk memahami
atau menjelaskan gejala yang muncul pada suatu ikhwal atau kejadian
·
Penelitian terapan (aplied research)
penelitian ini dilakukan untuk
memperbaiki atau memodifikasi proses suatu system atau program, dengan
menerapkan teori- teori kesehatan yang ada.
·
Penelitian tindakan (action research)
Penelitian ini dilakukan terutama untuk
mencari suatu dasar pengetahuan praktis guna memperbaiki suatu situasi atau
keadaan kesehatan masyarakat, yang dilakukan secara terbatas
·
Penelitian evaluasi (evalution research)
Penelitian ini dilakukan untuk melakukan
penilaian terhadap suatu pelaksanaan kegiatan atau program yang sedang
dilakukan daklam rangka mencari umpan balik yang akan dijadikan dasar untuk
memperbaiki suatu program atau system.
·
surveilans (Surveillance)
dalam epidemilogi, khususnya
pemberantasan penyakit menular, penelitian harus dilakukan secara terus –
menerus untuk mengetahui perkembangan penyakit – penyakit yang bersangkutan.
Penelitian yang terus – menerus dilakukan dalam rangka memantau perkembangan
suatu penyakit ini disebut surveilans.
10.
yang dimaksud dengan :
·
Cross
sectional adalah studi
epidemiologi yang mempelajari prevalensi, distribusi, maupun hubungan penyakit
dengan paparan (factor penelitian) dengan cara mengamati status paparan,
penyakit, atau karakteristik terkait kesehatan lainnya, secara serentak pada
individu-individu dri suatu populasi pada satu saat.
·
Case
Control / Kasus Kontrol.
Kasus Kontrol/case control adalah studi analitik yang
menganalisis hubungan kausal dengan menggunakan logika terbalik, yaitu
menentukan penyakit (outcome) terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi
penyebab (faktor risiko).
·
Kohort Retrosfektif : Pada rancangan penelitian kohort retrospektif faktor risiko dan
efek/penyakit sudah terjadi dimasa lampau sebelum dilakukan penelitian. Dengan
demikian, variabel-variabel tersebut diukur melalui catatan historis.
Komentar
Posting Komentar